Berdiri di sudut lapang gersang
Jemari-jemari lentik tak beraturan menari-nari
Mata tak putus pandangi aksara yang merayap
Tak lihat kah aku berdiri kaku diam-diam ingin curi hatimu
Sebab hatiku telah lebih dulu kau curi
Agar aku dan kau saling miliki hasil curian
Hatiku hatimu
Hatimu hatiku
Kau dan aku pencuri: hati
Pemuda, 26 Desember 2010
Tidak ada komentar:
Posting Komentar