Senin, 06 Desember 2010

Muharram, Sebuah Pijakan

Bayang-bayang lalu sirna.
Dihapus jejak waktu
Lahir bayang-bayang baru di bawah pelita asa
Muharram, semoga jadi pijakan,
lalu melompat yang tinggi
Raih ridho Illahi

Berhutang pada waktu,
merenung kaku, melipat siku
Tak ada guna sebuah gerutu
Terbayarkah yang telah berlalu,

Selamat Tahun Baru Hijriah 1432 H

Kediaman merindu,
071210

Tidak ada komentar:

Posting Komentar