Sabtu, 04 Desember 2010

Pelangi Malam Hari

Pelangi di Malam Hari

Malam itu jarak pandang telah kabur
Bukan kabut pekat yang sedang berulah
Matahari sudah benar-benar padam
Titik-titik air langit basahi pipi
Tak ada yang peduli
Pelangi kesepian, menelusuri malam tanpa benderang
Bulan lari berselimut awan

Di bawah jalan layang, pelangi mencari pelita
Lampu-lampu sorot tak kuasa penuhi pinta
Hanya sekedar ingin warnai dingin malam
Hanya dengungan bisik menggelitik telinga
Malam masih panjang, sudut bias mulai pudar

Gemericik air kali keruh, sumbatkan pikiran
Ikan-ikan pun enggan berenang
Teater sudah tak sanggup terjaga
Hanya suara rangkain kereta pecahkan sayup sepi
Malam benar-benar masih panjang

Matahari dari sudut lain bisikkan pelangi
: jarakku masih ribuan inci lagi
Kaki mulai lemah tak sanggup berjalan lagi
Tulang-tulang ngilu, dimana bisa berpangku?
Sebuah harapan membelenggu
Adakah surya esok pagi?
Malam masih panjang
Dan ternyata benar adanya
: tak ada pelangi yang sanggup berpendar malam hari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar