Minggu, 12 September 2010

Harapku

Apa ini rencana MU?
Entah harus marah, kecewa, atau menerima
Siapa dia, Tuhan?
Benarkah dia KAU persiapkan untukku?
Bagaimana kalau tidak??

Tuhan,
Aku telah mengukir harapan bersamanya
Kesungguhan justru membuatku ragu
Semakin besar kecocokan kami
Tapi semakin besar perbedaan dari kami
Jika dia bukan untukku,
Mengapa KAU pertemukan aku dengannya

Tuhan,

KAU bilang perbedaan itu lumrah
Tapi mengapa keadaan seolah membunuhku
Ini yang pertama ya Tuhan..
Ku ingin ini yang terakhir kalinya
Ku ingin KAU ridhoi kami untuk tetap bersama-MU
Izinkan aku bersamanya TUHAN..
Ku mohon..

Tuhan,
Jika kami KAU takdirkan bersama
Bantu aku yakinkan dunia
Bahwa dia memang KAU persiapkan untukku nanti..
Dan selamanya..
Ku mohon..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar