Kamis, 11 November 2010

Senja (111110)


Mentari jingga
Sapanya senja itu
Warna yang tak sempat tampak
Setidaknya sepekan terakhir
Hujan turun
Dalam sudut gelap atau kelabu
Pelangi melumat bibir senja
Pelangi bilang:
mentari esok masih cerah
Diam, merenung
Akan kah tetap istimewa?
Walau berkurang satu
Senja yang dilumat pelangi

Sebelum pelangi.
Disambanginya hujan.
Tak melulu rintik, kadang deras menerpa.
Perlukah payung?
Hah, sepertinya tidak.

Buat apa?
Hanya kan menutupi betapa menawannya pelangi.
Tak peduli walau dingin merasuk.
Menyiksa.
Tak seberapa dengan indahnya bias matahari membentur hujan: pelangi.
Buang payung itu.
Tak butuh payung, atau dipayungi.
Ingin lihat warna itu!
Tanpa payung: menyakiti mata (hati).
Bicara tentang terdahulu.
Dan masa datang.
Ditunggunya sang waktu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar